Tips Sehat
Jangan Remehkan Gejala Harian
Jumat, 04-05-2012 11:02 | Kategori: Saran Dokter | Dibaca 1974 kali | Komentar : 0
Jangan Remehkan Gejala Harian (sp+) Berita Terkait
SETIAP manusia pasti pernah bersin, batuk, cegukan, mendengkur, menguap. Terkesan biasa, memang. Padahal, masing-masing punya arti. Pahamilah!
Ketika berada di daerah berdebu, Anda akan bersin. Ketika menghirup sesuatu yang membuat napas sesak, Anda akan batuk. Ketika mengantuk, Anda akan menguap. Kadang Anda juga cegukan atau mendengkur di saat tidur.
Bentuk-bentuk kejadian itu proses alami. Tapi, tahukah Anda, mengapa itu terjadi? Sebaiknya Anda tahu dan memahaminya. Simak penjelasan berikut:
Bersin
Bersin adalah aliran udara yang hebat melalui mulut dan hidung. Ini terjadi di luar kemauan. Biasanya bersin terjadi karena ada partikel pengganggu dalam hidung Anda. Ujung-ujung syaraf di dalam hidung merangsang Anda bersin untuk menyingkirkan partikel-partikel itu.
Penyebab lain adalah udara dingin atau sakit flu. Pada saat sakit flu, banyak partikel asing di dalam hidung Anda sehingga memaksa hidung merangsang bersin.
Yang perlu Anda tahu tentang bersin adalah kecepatan udara saat Anda bersin, yaitu mencapai 166 km per jam. Lalu, saat bersih Anda akan mengeluarkan sampai 100.000 butiran kecil lendir dan mikro organisme. Itu sebabnya, saat bersin sebaiknya Anda menutupi hidung dan mulut Anda.
Batuk
Batuk bertujuan mengusir zat berbahaya dalam tubuh Anda. Jika bersin terjadi karena ada partikel asing di hidung, batuk terjadi karena ada partikel atau zat asing di dalam paru-paru atau tenggorokan.
Tujuannya adalah membersihkan paru-paru dari zat yang berbahaya saat saluran pernapasan mulai terganggu. Batuk dapat pula jadi upaya yang disengaja untuk membersihkan tenggorokan. Batuk juga bisa menyebarkan kuman penyakit. Karena itu, ketika batuk, Anda sebaiknya menutupi mulut Anda.
Cegukan
Cegukan terjadi di luar kemauan alias tidak dapat dikontrol. Cegukan adalah pengambilan udara secara mendadak yang disebabkan kontraksi diafragma secara tidak teratur.
Penyebabnya adalah gangguan organ-organ tubuh dekat diafragma. Kejang ini menarik udara dari paru-paru melalui laring, membentur epiglotis, menyebabkan pita suara bergetar.
Mendengkur
Saat tidur, sejumlah orang mendengkur atau mengorok. Suara kasar saat tidur ini biasanya disebabkan bernapas melalui mulut. Jaringan lembut pada langit-langit mulut dekat tenggorokan bergetar karena udara melewatinya saat Anda bernapas melalui mulut.
Selain itu, bibir, pipi, dan lubang hidung Anda juga ikut bergetar. Posisi yang umum menyebabkan mendengkur adalah tidur terlentang. Ini karena mulut cenderung menganga dan lidah menghalangi saluran pernapasan. Salah 1 solusinya adalah dengan mencoba tidur miring.
Menguap
Mengapa Anda menguap? Karena paru-paru Anda kurang mendapat oksigen. Saat menguap, tanpa sengaja Anda mengambil napas dalam-dalam di luar kemauan akibat tertutupnya paru-paru oleh karbondioksida atau kekurangan oksigen.
Yang juga menarik, menguap diduga sebagai kebiasaan menular. Jika Anda melihat atau mendengar orang lain menguap, sering terjadi Anda pun ikut-ikutan menguap. Fenomena ini masih jadi misteri bagi banyak ilmuwan.









