PSSI
Desak FIFA Bersikap Tegas
Minggu, 03-06-2012 23:31 | Kategori: Sepakbola Nasional | Dibaca 2093 kali | Komentar : 0
Mainkan FIFA! (sp+) Berita Terkait
PILIHAN cuma 2. Berikan legitimasi kepada PSSI pimpinan La Nyalla Mattalitti atau sepakbola Indonesia disanksi. Dali Tahir pun desak FIFA bersikap tegas.
Deadline FIFA terhadap sepakbola Indonesia untuk menyelesaikan kisruh terus mendekat. Ya, 15 Juni 2012 tak sampai 2 pekan lagi.
Cerah atau kelamkah sepakbola Indonesia saat deadline 15 juni 2012 itu tiba? Akankah FIFA mengganjar sanksi bagi sepakbola Indonesia yang tak kunjung bisa lepas dari lilitan dualisme organisasi dan kompetisi?
Menyikapi kondisi itu, Dali sebagai tokoh sepakbola Indonesia yang pernah duduk di jajaran Komite Eksekutif (Exco) AFC dan Komite Etik FIFA, berharap FIFA bersikap tegas.
Di mata Dali, kini hanya ada 2 pilihan bagi FIFA: melegitimasi kepengurusan PSSI La Nyalla yang terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) 18 Maret 2012 atau menjatuhkan sanksi bagi sepakbola Indonesia.
"Sudah waktunya FIFA bersikap tegas. Berikan legitimasi bagi kepengurusan PSSI hasil KLB 18 Maret 2012 atau sanksi," cetus Dali saat ditemui sportiplus.com di sela pertemuan anggota PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (3/6).
Dali tak asal ucap. Chairman Brisbane Roar, klub Australia, itu menilai tak ada alasan bagi FIFA tidak melegitimasi kepengurusan PSSI La Nyalla yang berjalan sesuai aturan dan persyaratan sebagai sebuah organisasi.
"Organisasi adalah anggota. Tanpa anggota, organisasi ibarat rumah tak berpenghuni. Dan, kepengurusan PSSI La Nyalla memenuhi syarat dasar itu. Mereka punya mayoritas atau lebih dari 2/3 anggota sah PSSI," papar Dali.
Ia melanjutkan, "Jumlah sebesar itu jugalah yang menuntut digelarnya KLB 18 Maret 2012. Dan, menurut Statuta PSSI, Exco PSSI harus mengabulkan permintaan itu. Jika tidak, anggota PSSI itu berhak gelar KLB."
"Jadi, mulai syarat dasar sampai proses pemilihan pengurus organisasi, jelas semua itu dipenuhi PSSI La Nyalla. Tidak ada alasan FIFA tidak memberikan legitimasinya bagi kepengurusan PSSI La Nyalla," jelas Dali.
Meski begitu, Dali tak menampik kemungkinan FIFA jatuhkan sanksi bagi sepakbola Indonesia. Dan, jika itu terjadi, Dali pun menyebutnya bukan bearti kiamat bagi sepakbola Indonesia.
"Masih ada Badan Arbitrase Internasional untuk Olahraga (CAS). Jika keputusan FIFA ternyata berlainan dengan yang diharapkan, tentu La Nyalla dkk harus langsung ajukan banding lewat CAS," pungkas Dali.









