Xavi Hernandez
Bela Guardiola
Sabtu, 09-06-2012 10:30 | Kategori: Ulah | Dibaca 1057 kali | Komentar : 0
Bela Guardiola (sp+) Berita Terkait
MAHKOTA La Liga Barcelona dirampas Real Madrid. Tapi, Xavi Hernandez tetap anggap Pep Guardiola lebih oke dari Jose Mourinho.
Xavi, gelandang Barca, bereaksi atas berbagai pendapat yang membanding-bandingkan 2 sosok pelatih top: Guardiola dan Mou. Ada yang bilang kelas Mou masih di atas Guardiola, ada juga yang menganggap sebaliknya.
Xavi, 32, terpanggil meluruskannya. Ia, memang, mengakui pencapaian Madrid di tangan Mou di musim 2011/2012 lebih baik dari Barca. Madrid menjuarai La Liga, sedangkan Barca cuma kebagian Copa del Rey.
Meski begitu, seperti dilansir Canal+, Xavi tak terima jika hasil itu dijadikan patokan untuk menyatakan Mou lebih berkualitas dibandingkan Guardiola. Xavi tegas menganggap Guardiola justru lebih hebat dari Mou.
Pembelaan Xavi kepada Guardiola terlepas dari kesedihannya ditinggal sang pelatih selepas musim 2011/2012. Guardiola pergi dari Nou Camp dengan alasan butuh istirahat sejenak dan menikmati kehidupan bersama keluarganya.
Xavi pun merinci daftar prestasi Guardiola dalam 4 musim membesut Blaugrana. Tercatat 14 trofi dipersembahkan antrenador berusia 41 itu. Yang juga hebat adalah permainan cepat, taktis, dan tajam tiki-taka ramuan Gurdiola bagi Lionel Messi dkk. Itu, menurutnya, adalah sebuah revolusi sepakbola.
Meski Barca gagal mempertahankan gelar La Liga dan Champions League, taktik tiki-taka Guardiola tetap bikin heboh. Lawan-lawan Barca, termasuk Madrid, kerap mega-megap menghadapi tiki-taka Barca.
“Mou tidak akan masuk dalam sejarah sepakbola. Bagi saya, yang terbaik adalah Guardiola. Itu bisa dibuktikan dari prestasi faktual selama 4 musim ia melatih Barca. Ia telah melahirkan revolusi besar dalam permainan sepakbola modern saat ini,” ungkap Xavi.
Menyitir sukses Chelsea di Champions League 2011/2012, Xavi pun dengan sinis bilang prestasi itu tak lantas membuat klub milik Roman Abramovich jadi barometer dunia. "Tetap saja Barca yang jadi barometer," tukasnya.










