Italia vs Inggris
Gli Azzurri Kuda Hitam
Minggu, 24-06-2012 05:29 | Kategori: Antar Negara | Dibaca 2989 kali | Komentar : 0
Buffon Realistis (sp+) Berita Terkait
BUKAN kecil hati, tapi Gianluigi Buffon lebih suka menempatkan Italia sebagai kuda hitam. Gli Azzuri diakui bukan unggulan di tengah Spanyol dan Jerman.
Wajar juga Buffon punya penilaian seperti itu. Italia tampil buruk dan gagal di 2 turnamen besar sebelumnya. Di Euro 2008, Gli Azzurri cuma bisa sampai 8 besar akibat kalah adu penalti dengan Spanyol.
Di Piala Dunia 2010, Italia menelan hasil yang lebih mengecewakan. Italia yang saat itu dibesut Marcello Lippi gagal lolos dari fase grup.
Pencapaian buruk dan tak memuaskan itu membuat Italia diprediksi tak bakal melangkah jauh di putaran final Euro 2012 Polandia-Ukraina. Lebih-lebih, sepakbola di Negeri Spageti itu juga dilanda bencana akibat skandal pengaturan skor.
Skandal itu begitu memalukan dan menyeret sejumlah nama beken yang aktif di Serie A. Allenatore Cesar Prandelli, bahkan, sempat menyatakan siap menarik mundur pasukannya dari Euro 2012 jika memang dibutuhkan gara-gara skandal yang kembali jadi aib menghebohkan itu.
Penilaian Bufon itu sama sekali tak bermaksud mengecilkan potensi pasukan Prandelli di aman ia sendiri jadi kapten di dalamnya. Ia cuma bersikap lebih obyektif menakar peluang timnya dibandingkan pesaing sekelas Jerman dan juara bertahan Spanyol.
Kiper senior asal klub Juventus itu pun lebih suka menyebut Italia sebagai underdog andai pu nanti bis amaju ke semifinal dengan mengalahkan Inggris di 8 besar, Minggu (24/6) atau Senin (25/6) WIB.
"Saya tak pernah mengatakan kami akan memenangi turnamen ini. Jika saya mengatakannya, mungkin saya sudah ditangkap," ungkap Buffon seperti dilansir Sky Sports.
"Saya tak mau jadi terlalu sombong karena di Euro 2012 ini ada Spanyol yang lebih kuat dari tim manapun. Juga ada Jerman yang begitu tangguh. Jelas, merekalah favorit juara Euro 2012," ungkap Buffon.
Meski begitu, Buffon menandaskan pernyataannya itu bukan berarti ia tak lagi punya kepercayaan diri. "Itu bukan berarti kami tak punya keyakinan jika bertemu Spanyol ataupun Jerman. Meski sebagai underdog, kami tetap punya peluang," pungkasnya.
Italia maju ke 8 besar sebagai runner up Grup C setelah di laga terakhir menaklukkan Republik Irlandia 2-0. Mereka memperebutkan 1 slot semifinal tersisa dengan Inggris yang lolos sebagai juara Grup D setelah di laga penutup menghentikan tuan rumah Ukraina 1-0.
Laga 8 besar Italia versus Inggris digelar Stadion NSK Olimpiyskiy, Minggu (24/6) atau Senin (25/6) WIB, dipimpin wasit Pedro Proenca asal Portugal. Pemenang laga ini bertemu Jerman.









