Olimpiade 2012
Semangat China Masih Membara
Sabtu, 07-07-2012 00:02 | Kategori: Umum | Dibaca 1631 kali | Komentar : 0
Semangat China Masih Membara (sp+) Berita Terkait
WARGA China bangga pernah menjadi tuan rumah Olimpiade 2008 Beijing. Semangat itu masih ada, bahkan membara tak kunjung padam menuju London.
Seperti yang diwartawakn VOA Indonesia, seiring dekatnya perlehatan Olimpiade 2012 di London, warga China yang dikenal dengan warga Tiongkok itu kian banyak mengunjungi situs-situs Olimpiade 2008. Mereka kembali teringat akan suksesnya negara mereka menggelar rangkaian Olimpiade 2008.
Buat warga China, warisan terpenting dari kompetisi olahraga tersebut adalah rasa kebanggaan nasional. Mereka menganggap Olimpiade Beijing sebagai pesta perkenalan negara mereka.
"Lihat tempat ini. Banyak orang datang berkunjung. Inilah cara China mempresentasikan diri mereka, dan bagaimana negara ini menjadi sebuah kekuatan besar dan memperlihatkannya pada dunia," ujar Xu Jing, agen real estate dari Guangxi.
Sama halnya dengan semua perhelatan Olimpiade, para kritik yang merujuk pada tidak adanya guna bangunan milyaran itu pun jadi sorotan. Usai gelaran Olimpiade, banyak struktur-struktur bangunan yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Dua bangunan utama Olimpiade 2008 (stadion nasional dan pusat akuatik nasional) jadi contohnya. Pusat akuatik nasional yang dikenal dengan nama Kubus Air sekarang terbuka untuk umum sebagai taman bermain air.
Sedangkan stadion nasional mejadi sasaran wisatawan dan menjadi tempat diadakannya beberapa acara. Meski berguna, itu bukan fungsi sebagaimana mestinya.
"Hal yang paling penting adalah ekonomi. Tiongkok berkembang sangat cepat. Kami bahkan bisa menjadi tuan rumah Olimpiade," ujar Gao, seorang perawat Anhui.
Jiang Xaioyu, dari Dinas Pengembangan Kota Olimpiade Beijing, mengatakan Olimpiade meninggalkan warisan materi yang besar. Mereka takjub sekaligus bangga, karena China bisa mengeluarkan uang sebanyak itu untuk Olimpiade.
Terlebih, warisan Olimpiade itu membuat banyak warga China jadi gemar berolahraga. Itu juga menjadi bagian yang paling tidak bisa dilupakan masyarakat China. Itu jadi modal China untuk tetap berjaya di bidang olahraga, terutama do London 27 Juli-12 Agustus 2012.















