PSSI Jabar
Jabar Uber Legalitas di BAORI
Rabu, 08-08-2012 23:30 | Kategori: Sepakbola Nasional | Dibaca 1386 kali | Komentar : 0
Jabar Uber Legalitas di BAORI (sp+) Berita Terkait
PENGPROV PSSI Jawa Barat memburu legalitas lewat BAORI. Jelang sidang ke-7, pihak tergugat Djohar Arifin Husin belum tunjukkan batang hidungnya.
Djohar dkk tak henti bertingkah. Mereka langkahi kesepakatan dalam nota kesepahaman (MoU) PSSI dengan menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pengprov PSSI Jabar pada 18 Juli 2012.
Sesuai MoU PSSI, untuk beresi masalah organisasi seperti dualisme kepengurusan Pengprov PSSI, sudah dibentuk dan ditunjuk Joint Committee (JC) PSSI yang beranggotakan masing-masing 4 perwakilan dari 2 kepengurusan PSSI.
Dalam Musdalub yang dibuka Bernhard Limbong itu, Djohar mengukuhkan Bambang Sukuwiyono sebagai Ketua Pengprov PSSI Jabar. Sebelumnya, Bambang hanya ketua caretaker Pengprov PSSI jabar.
Menyikapi itu, Tonny Apriliani selaku Ketua Pengprov PSSI Jabar yang dibekukan Djohar menegaskan pihaknya terus mencari legalitas lewat Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) di bawah supervisi KONI Pusat.
"Proses terus berjalan. Kami sudah melawati 6 kali persidangan yang terdiri atas 3 kali sidang mediasi dan 3 lagi sidang pembahasan pokok perkara," jelas Tubagus Kun Adi yang duduk bersama Deddy Permana selaku kuasa hukum penggugat, yakni Pengprov PSSI Jabar pimpinan Tonny.
Sayangnya, menurut Kun, jelang sidang ke-7 yang direncanakan Kamis (9/8) atau Jumat (10/8), 1 dari 3 pihak tergugat, yakni PSSI pimpinan Djohar, selalu absen. Dua tergugat lainnya adalah Bambang selaku ketua caretaker Pengprov PSSI Jabar dan KONI Jabar.
"Sidang selanjutnya akan bergulir Kamis (9/8) atau Jumat (10/8). Agendanya, mendengarkan keterangan para saksi," ujar Kun.
"Selama ini, hanya pihak Bambang dan KONI Jabar yang datang memenuhi panggilan sidang BAORI. Satu tergugat lainnya, PSSI Djohar, belum pernah datang memenuhi panggilan sidang BAORI," lanjut Kun.
Sebelum Pengprov PSSI Jabar, 2 Pengprov PSSI yang juga dibekukan Djohar sudah mendapatkan kembali legalitasnya lewat sidang BAORI. Mereka adalah Pengprov PSSI Sumatera Utara dan Jambi.
Djohar dkk memang hobi bekukan Pengprov PSSI di seluruh Indonesia dan menggantinya dengan pengurus caretaker. Penyebabnya, para Pengprov itu tidak mendukung, bahkan memosi tidak percaya kepengurusan PSSI di bawah komando Djohar.














