Olimpiade 2012
Hebat, Farah Kukuhkan Dominasi
Minggu, 12-08-2012 06:30 | Kategori: Umum | Dibaca 1169 kali | Komentar : 0
Hebat, Farah Kukuhkan Dominasi (sp+) Berita Terkait
BRITANIA Raya tambah emas. Mo Farah juarai lari 5.000 m putra. Sukses juga di 10.000 m, ia jadi Olimpian ke-7 yang kuasai 2 nomor di 1 Olimpiade.
Dengan waktu 13 menit 41,66 detik tiba lebih dulu di finis, diikuti Dejen Gebremeskel (Ethiopia, 13 menit 41,98 detik), dan perak diambil Thomas Pkemei Longosiwa (Kenya).
"Dua emas, siapa yang mengira?" sergah Farah mengungkap kegembiraannya, dikutip eurosport, Sabtu (11/8) atau Minggu (12/8) WIB.
.
Farah juga menjadi pelari pertama Britania yang menjuarai 2 nomor lari jarak menengah itu sekaligus. Prestasi itu menambah panjang ukiran tinta emas dalam kariernya. Farah juga adalah juara dunia 5.000 m.
Kali ini Farah menyelesaikan lintasan dengan spektakuler. Ia menggenjot larinya semakin cepat di lintasan akhir dalam waktu 53 detik. Sejak awal atlet berusia 29 itu memang berstatus favorit.
Seperti saat ia juarai 10.000 m, di lomba ke-2 itu Farah mengatur pace dengan baik. Ia semula terkesan lambat, tapi percepatannya begitu apik ia naikkan. Perlahan ia lepaskan diri dari rombongan dan kemudian salip Gebremeskel.
Penonton di Olympic Stadium pun semakin riuh, terlebih saat ia jadi yang pertama di finis. Farah membuka selebrasi dengan beberapa kali melakukan sit-up, barulah mengitari lintasan, kemudian memeluk sang pelatih Alberto Salazar.
Farah hijrah keInggris dari Mogadishu, Somalia pada usai 8. Pada 2010 ia menjadi pelari paling sukses dengan menjuarai 5.000 m dan 10.000 di Kejuaraan Eropa. Tapi, figurnya semakin meroket saat ia pindah ke AS dan raih emas di 5.000 m dan perak 10.000 m.
Pada 2012 Farah juga juarai 5.000 m di Kejuaraan Eropa. Galen Rupp, yang meraih perak di 10.000 m di Olimpiade 2012 London, yang juga merupakan rekan latihannya, kali ini selesai di urutan 7. Tapi, itu bukan tanpa cerita.
"Kamu lebih besar dari saya, jadi nanti harus lindungi saya," pinta Farah pada Rupp.
Cuma kali ini pesaing berat Farah kurang tajam. Biasanya 3 pelari tercepat Gebremeskel dan Hagos Gebrhiwe, juga Ethiopia, serta Isiah Kiplangat Koech (Kenya) yang terus diawasi Farah. Kali ini justru hanya Gebremeskel.
"Ia memang hebat. Penyelesaian akhirnya sangat bagus. Saya juga tak buruk, tapi dalam beberapa hal sangat unggul dari saya," komentar Gebremeskel.









